Sebenarnya apa hubungannya antara manajemen proyek dengan bisnis online ini, kok saya menulisnya di website “belajar bisnis online“. Latar belakangnya karena baru-baru ini saya belajar manajemen proyek, jadi selain untuk pengingat pelajaran, pastinya dalam membuat sebuah program bisnis online ada satu rangkaian kegiatan yang dinamakan proyek.

Proyek bisa diartikan dengan sebuah aktivitas sementara yang unik, kompleks dan saling terkait yang mempunyai satu tujuan yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu sesuai anggaran dan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Berbeda dengan pengertian process atau operasi yang terus menerus dan relativ sama dari waktu ke waktu, sebuah proyek mempunyai kegiatan yang spesifik dan unit.

Kita ambil contoh di dunia bisnis online. Sebelum kita memulai bisnis online, ada serangkaian kegiatan yang mempunyai spesifikasi tertentu dengan tujuan terntentu seperti kegiatan membuat website penjualan toko online. Serangkaian kegiatan mulai dari belajar membuat website, membuat domain, membuat sales page, memasarkan website sampai siap melakukan penjualan. Serangkaian kegiatan tersebut dapat diartikan sebagai sebuah proyek pembuatan toko online. Sedangkan proses menerima pemesanan, proses pembayaran, proses pengiriman dari toko online tersebut disebut kegiatan proses atau operasi.

Sudah kebayang kan perbedaannya kan. OK kita lanjutkan ke belajar manajemen proyek. Ciri-ciri sebuah proyek adalah (a) memiliki tujuan yang khusus, produksi akhir atau hasil kerja hasil (b) dalam proses mencapai tujuan di atas telah ditentukan jumlah biaya dan waktu terbatas (jadwal) (c) homogen dan kompleks (d) bersifat sementara dalam arti umurnya dibatasi oleh tugas dan (e) Non rutin, tidak terus menerus, proyek yang satu memiliki perbedaan dengan yang lain.

Sesuai pengertian dan ciri-ciri di atas, sebuah proyek mempunyai “triple constraint” dalam sinergitas sebuah proyek. Triple constrain yang dimaksud adalah (a) Biaya terkait dengan anggaran yang diperlukan dalam sebuah proyek (b) Jadwal terkait dengan waktu yang dibutuhkan dalam penyelesaian proyek dan (c) kualitas terkait dengan kinerja atau kualitas hasil proyek tersebut.

Dalam menjalankan sebuah managemen projek, serangkaian kegiatan persiapan (planning) perlu dilakukan. Persiapan dalam manajemen proyek diantaranya adalah (a) menentukan scope projek (b) mendefinisikan scope yang dimaksud (c) mendefinisikan aktivitas (d) menentukan kebutuhan resource (e) membuat breakdown aktivitas (f) menentukan estimasi waktu (g) menetukan estimasi biaya (h) membuat schedule kegiatan (i) dari estimasi biaya dan scedule maka dibuatlah cost budgeting dan (j) dari cost budgeting maka dibuatlah planning sebuah project.

Mari kita kaitkan dengan kegiatan bisnis online. Ambil contoh kita akan membuat proyek “Bisnis Online di Clickbank”. Tentunya tiga hal penting dalam sebuah proyek di atas kita perhatikan, seperti berapa biaya yang diperlukan ( catatan : biaya yang diperlukan dalam persiapan bukan proses ), berapa lama yang dibutuhkan sehingga sebuah proses bisnis online di clickbank kita siap dan seberapa bagus hasilnya. Sebelum menjalankan proses atau rutinitas kegiatan bisnis online di clickbank sebagai affiliate, ada beberapa persiapa seperti diuraikan di atas:

  1. Menentukan scope dan mendefinisikan scope. Kita telah mempunyai scope project yang dimaksud yaitu berbisnis melalui affiliate clickbank
  2. Membuat rincian aktifitas yang diperlukan. Breakdown semua kegiatan yang diperlukan mulai dari belajar bisnis di affiliate clickbank, membuat website sebagai landing page, membuat teknik pemasaran melalui soe dan lainnya, melakukan reseacrh produk yang banyak dicari atau sedang trand, dan rangkaian kegiatan lainnya sampai jalan berjualan di clickbank.
  3. Tentukan kebutuhan reseurch. Resourch disini bisa SDM dan material yang diperlukan seperti komputer, akses internet, dan lain sebagainya.
  4. Membuat esitimasi waktu yang diperlukan. Dari point 2 di atas, kita bisa menentukan waktu yang diperlukan.
  5. Membuat estimasi biaya. Dengan mengetahui kebutuhan resource, rincian kegiatan dan estimasi waktu maka bisa ditentukan berapa biaya yang diperlukan sampai bisa berjualan sebagai affiliate di clickbank.
  6. Membuat Schedule. Dari estimasi waktu dan aktivitas kegiatan dibuatlah sebuah schedule yang detail dan pasti.
  7. Jadilah sebuah rangkaian kegiatan sebuah proyek

Mudah-mudahan tulisan singkat ini memberikan gambaran mengenai manajemen proyek. Secara detail terkai manajemen proyek tidak bisa disampaikan disini karena keterbatasan tempat dan waktu. Mudah-mudahan bermanfaat.

Terima kasih

Related Post: